• Selasa, 6 Desember 2022

JOMAN Kalteng Dukung Penuh Kapolri Terkait Perintah Tangkap Ismail Bolong

- Senin, 21 November 2022 | 20:19 WIB
JOMAN Kalteng Dukung Penuh Kapolri Terkait Perintah Tangkap Ismail Bolong (novi)
JOMAN Kalteng Dukung Penuh Kapolri Terkait Perintah Tangkap Ismail Bolong (novi)

 

DETIK60.COM-Pimpinan Dewan Pimpinan Daerah Jaringan Organisasi Masyarakat Nusantara Wilayah Propinsi Kalimantan Tengah (DPD JOMAN KALTENG) Hendra Jaya Pratama menilai selaku masyarakat Kalimantan memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo atas pernyataannya di media, bahwasanya akan menangkap Ismail Bolong, Palangkaraya, Senin, 21 November 2022.

"Bersyukur kepada Allah, ucap Hendra, saya percaya dan mendukung penuh terhadap strategi dan upaya yang sudah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo perjuangkan itu secara maksimal dan tentunya hal tersebut berasal dari tuntutan publik begitu kuat.

Ini merupakan peluang yang baik juga guna mengembalikan marwah dan nama baik POLRI di mata masyarakat indonesia. Akibat kegaduhan yang terjadi viralnya video testimoni Ismail bolong selaku mantan anggota Polri itu yang memberikan pernyataannya terkait alur dana suap kepada oknum pejabat utama Polda Kaltim sampai dengan oknum pejabat utama Mabes Polri tak luput dari perkataan Ismail Bolong dalam video itu dengan tujuan cerita koordinasi dalam melancarkan pekerjaan penambangan maupun penjualan Batubara Ilegal Mining di wilayah Kalimantan Timur.

Baca Juga: Sedang Tayang! Live Streaming Belanda Vs Senegal, Yuk Nonton Piala Dunia di SCTV, Indosiar, Moji Via Vidio

JOMAN Kalteng Dukung Penuh Kapolri Terkait Perintah Tangkap Ismail Bolong (novi)

"Kami yakin dan percaya dalam melihat posisi dan keadaan Polri saat ini dalam kepemimpinan Bapak Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Selaku Pimpinan Tertinggi di Institusi POLRI pastilah berlanjut," ujar Hendra kepada jaringan medianya.

"Kapolri tentu sudah memiliki strategi sendiri didalam menyikapi persoalan kegaduhan Ismail Bolong baik didalam dimulainya proses penyelidikan dan penyidikan hingga Kapolri sudah membuktikan berani dalam sikapnya dengan ketegasan untuk memeriksa anak buahnya yang diduga terkait dalam kasus tersebut. Jika Kapolri tidak segera mengambil tindakan tersebut akan menjadi bias dan dampak buruk bagi citra polri kedepannya," tandas Hendra. 

Dalam keterangan pers, detik60.com mengutip Kompas,"Kapolri bakal memulai melakukan pemeriksaan mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo, dan mantan Karopaminal, Brigjen Hendra Kurniawan. "Tanpa ada langkah konkrit dan jelas dengan hanya menangkap Bolong yang hanya operator lapangan, masyarakat sulit percaya Kapolri akan bersih-bersih secara internal," ucap Bambang saat dihubungi awak media Kompas, Senin, 21 November 2022.

Halaman:

Editor: ardhi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X