• Selasa, 6 Desember 2022

125 Suporter dan 2 Anggota Kepolisian Tewas Akibat Kerusuhan Suporter di Laga Persebaya VS Arema FC Skor 3-2

- Minggu, 2 Oktober 2022 | 08:53 WIB
Flare, lemparan benda-benda dilakukan oleh para suporter. Mereka masuk ke dalam lapangan, namun dihalau oleh petugas keamanan gabungan dari kepolisian dan TNI. Terlihat beberapa petugas keamanan dibuat kewalahan karena kalah jumlah dari ribuan Aremania. Petugas pun mengeluarkan gas air mata di dalam (Ardhi)
Flare, lemparan benda-benda dilakukan oleh para suporter. Mereka masuk ke dalam lapangan, namun dihalau oleh petugas keamanan gabungan dari kepolisian dan TNI. Terlihat beberapa petugas keamanan dibuat kewalahan karena kalah jumlah dari ribuan Aremania. Petugas pun mengeluarkan gas air mata di dalam (Ardhi)

DETIK60-Pertandingan sepakbola antara Persebaya Surabaya melawan Arema F.C., di stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, berakhir ricuh pada sabtu malam, 1 Oktober 2022.

Laga domestik yang dimenangkan oleh Persebaya Surabaya dengan skor 3-2 memicu suporter Aremania merangsek masuk ke lapangan pertandingan setelah pertarungan selesai.

Menurut pantauan awak media MNC siber dilapangan, sempat para suporter mengejar para pemain Persebaya Surabaya dan Arema FC

Baca Juga: Tak Terima Mantan Pengacaranya Disebut Aktor Dalam Dugaan Penggelapan, Aktris Cynthiara Alona Di Gugat Halim

Nampak berhamburan suporter aremania di lapangan pertandingan dan lemparan-lemparan benda dari tribun penonton mulai dilakukan. Hal ini menimbulkan panik lantaran pihak keamanan gabungan Polisi dan TNI kalah banyak dengan ribuan suporter.

Para Pemain Persebaya Surabaya pun segera meninggalkan lapangan dan stadion usai laga tersebut dengan empat mobil Barracuda. Sementara beberapa pemain Arema FC yang masih dilapangan malah diserbu suporter yang diduga dari Aremania. 

Kelihatan Adilson Maringa sebagai penjaga gawang Arema FC pun mendapat perlakuan intimidasi dari Aremania. Apalagi puncaknya ketika para pemain Aremania telah masuk ke ruang ganti, kericuhan pun pecah.

Baca Juga: Desak Lukas Enembe Jelaskan ke KPK Terkait Dugaan Korupsi, Aktivis Papua: Jika Tidak Hadir Pasti Ada Sesuatu

Sampai flare, lemparan benda-benda dilakukan oleh para suporter. Petugas keamanan gabungan menghalau para suporter masuk ke lapangan. Kewalahan Petugas hingga mengeluarkan gas air mata di dalam lapangan sehingga membuat banyak suporter bertumbangan.

Halaman:

Editor: ardhi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X