• Selasa, 6 Desember 2022

Tangkis Kekesalan Kamaruddin Simanjuntak Tak Diizinkan Ikut Rekonstruksi, Polri Sebut Tidak Wajib Hadir

- Selasa, 30 Agustus 2022 | 17:44 WIB
Brigjen Pol Andi Rian menanggapi kekesalan Kamaruddin Simanjuntak yang mengaku diusir dari tempat rekonstruksi pembunuhan Brigadir J. Foto: Divisi Humas Polri. (Rafi Mufti Wijaya)
Brigjen Pol Andi Rian menanggapi kekesalan Kamaruddin Simanjuntak yang mengaku diusir dari tempat rekonstruksi pembunuhan Brigadir J. Foto: Divisi Humas Polri. (Rafi Mufti Wijaya)

DETIK60.COM|JAKARTA-Brigjen Pol Andi Rian yang merupakan Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri (Dirtipidum) angkat bicara mengenai adanya protes dari pengacara keluarga Brigadir J, Kamarudin Simanjuntak yang merasa diusir dari lokasi rekonstruksi pembunuhan Brigadir J.

Untuk diketahui, rekonstruksi pembunuhan Brigadir dilakukan di kediaman Ferdy Sambo, Jakarta Selatan pada 30 Agustus 2022.

Dalam hal ini, Brigjen Pol Andi Rian mengatakan bahwa yang wajib hadir dalam proses rekonstruksi pembunuhan Brigadir J adalah penyidik, Jaksa Penuntut Umum (JPU), serta kelima tersangka hingga kuasa hukumnya.

Baca Juga: Tidak Diizinkan Ikut Rekonstruksi Pembunuhan Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak Akan Bicara Dengan Presiden

Hal tersebut disampaikan Brigjen Pol Andi Rian saat dikonfirmasi oleh wartawan pada Selasa, 30 Agustus 2022.

"Yang wajib hadir dalam proses reka ulang atau rekonstruksi adalah penyidik, JPU, para tersangka, dan saksi beserta kuasa hukumnya," kata Brigjen Pol Andi Rian, dikutip detik60.com dari PMJ News.

Kemudian Brigjen Pol Andi Rian juga menjelaskan bahwa rekonstruksi pembunuhan Brigadir J tersebut dilakukan untuk kepentingan penyidikan dan penuntutan.

Baca Juga: Mantan Perwira TNI Sampai Sebut Ferdy Sambo Lebih Biadab dari PKI

Dirtipidum Bareskrim Polri itu juga mengatakan bahwa rekonstruksi tersebut diawasi oleh Kompolnas, Komnas HAM dan LPSK.

Lebih lanjut, Brigjen Pol Andi Rian menegaskan bahwa dalam rekonstruksi tersebut tidak wajib menghadirkan korban yang sudah meninggal atau kuasa hukumnya.

Halaman:

Editor: Lucky Indrawan

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X